89 Persen Untuk Perubahan Indonesia

Dunia sudah mencatat, Indonesia negara paling maju soal social media. Data terkini dari Marketbiz misalnya, merincikan total 89 persen dari total populasi Indonesia yang sudah 230-an juta orang itu sudah menggunakan mobile phone untuk mengakses internet. Lalu menurut survei Ipsos selama Februari 2012, empat dari lima pengguna internet di Indonesia mengakses jejaring sosial. Hebat betul 89 persen itu ya, andai semuanya ingin mengupayakan perubahan, maka perubahan Indonesia yang lebih baik pasti lekas didapat.

AWAL bulan April 2012 ini, saya menerima sebuah salinan riset terkini tentang pertumbuhan internet dan pengguna social media di Indonesia dari Marketbiz Media. Salinan 25 halaman itu sangat luar biasa, melebihi apa yang saya dapatkan di bulan September 2011 atau angka-angka yang dulu dirilis oleh Andi Boediman.

Perhatian saya tertuju pada angka 89 persen di sebelah kanan. Itu jumlah yang luar biasa!

Data lebih terperinci lagi dari itu, saya dapatkan sebagai berikut. Dari total 62 persen yang mengaku pengguna media sosial di dunia, Indonesia menempati posisi pertama dengan 83 persen. Meskipun total populasi yang menggunakan internet di Indonesia belum sebanyak di negara maju karena hanya berkisar 20 persen, tetapi data ini menunjukkan perhatian netizen Indonesia yang sangat besar terhadap media sosial.

Indonesia, menurut data Socialbakers terkini, merupakan negara terbanyak ketiga dalam populasi di Facebook, dengan 43.523.740 pengguna. Sementara di Twitter, menurut data semiocast.com Februari 2012 lalu tercatat pengguna dari Indonesia mencapai jumlah pengguna 20 jutaan atau menempati posisi kelima di dunia. Selain aktivitas di jejaring sosial, penelitian ini juga melihat tingkat penggunaan media sosial di forum-forum online.

Apa saja yang digunakan oleh yang 89 persen itu? Apa saja aktivitas mereka? Siapa saja mereka? Data lain memperkuat temuan demi temuan yang saya kumpulkan ini.

Lalu saya bertanya sendiri, kalau saya ingin mempengaruhi yang 89 persen itu, perubahan apa yang ingin saya lihat terjadi di Indonesia? Pertanyaan ini sejurus terdengar seperti “mimpi” tetapi saya sebetulnya tidak sedang bermimpi. Saya sudah menjadi saksi mata sejumlah perubahan yang terjadi hanya karena yang 89 persen itu bergerak menuntut perubahan.

Ingat gerakan “Koin untuk Prita”? Ada penelitian dari Yanuar Nugroho yang bertajuk “Citizen in @ction” yang juga membeberkan begitu banyak perubahan sedang diciptakan justru bukan oleh para pemimpin atau politisi, tetapi oleh blogger, social media activist, youtube artist, dengan bermodalkan laptop atau handphone dan VOILA kini kita melihat gerakan-gerakan penting seperti Indonesia Berkebun yang dimotori Ridwan Kamil, Indonesia Mengajar oleh Anies Baswedan, Akademi Berbagi oleh @pasarsapi mbak Ainun. Ini menimbulkan gegar di kepala saya, memicu syaraf “mimpi” saya, “hei, apa mimpimu dengan dukungan 89 persen untuk perubahan Indonesia?”

Saya cari jawabnya sejak tahun lalu dan saya putuskan melakoni jawaban saya dengan membuat perubahan ini: dengan 89 persen dan saya jadi bagian di dalamnya, saya ingin kesulitan-kesulitan dalam perbukuan di Indonesia hilang. Kita bisa mencari solusi mencetak buku yang murah, memangkas distribusi yang mencekik leher, dan yang paling utama buat saya, semakin banyak buku bagus yang bisa dibaca anak-anak saya kelak dan semoga generasi berikutnya.

Saya bangga jadi bagian 89 persen dan ingin perubahan untuk Indonesia dari 89 persen. Semoga gagasan Indonesia yang lebih baik terus digulirkan oleh aksi massa 89 persen ini.

[dam]

Telusur:
1. Penelitian Ipsos ini dirilis 27 Maret 2012. Bisa dilihat melalui situs ini
2. Data Marketbiz Media saya terima 1 April 2012. Bisa diunduh di sini
3. Penelitian Yanuar Nugroho bisa dibaca di sini

4 responses to “89 Persen Untuk Perubahan Indonesia

  1. mari tumpahkan segala ide.
    #indonesiamenulis
    #berbagimenulis
    #cintaperpus
    #bukuanaklokal
    #bersejarah

    :D

  2. Hebat, saya yakin Indonesia tidak hanya akan gegar budaya, menjadi korban budaya tapi turut menentukan kemana arah peradaban dunia ini bergerak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s